TANYA & JAWAB

PERIHAL PENDAFTARAN
TERKAIT PEMBAYARAN
PERIHAL UJIAN
LEVEL (TINGKATAN)
SESI, WAKTU, DAN SOAL UJIAN
PERSIAPAN UJIAN
NILAI DAN KELULUSAN
HASIL UJIAN
PERIHAL PENDAFTARAN
Apakah saya bisa registrasi (mendaftar) secara langsung?

Tidak bisa. Pendaftaran hanya melalui online di website www.jlptonline.or.id

Apa yang harus saya lakukan jika dalam satu jam setelah registrasi saya tidak menerima email konfirmasi?

Pertama, periksalah folder SPAM email Anda. Jika tidak ada email konfirmasi yang diterima, hubungilah panitia lokal di kota tempat Anda mengikuti ujian.

Apa yang harus saya lakukan jika saya salah memilih TEST SITE (KOTA) atau LEVEL ujian, mengingat TEST SITE (KOTA) dan LEVEL Ujian tidak dapat diganti?

Jika anda belum melakukan pembayaran, maka tunggulah sampai 2 hari dan data Anda akan terhapus secara otomotis, kemudian registrasi ulang kembali.

Bagaimana cara mengikuti test JLPT ?

Silahkan melakukan Pendaftaran dan ikuti instruksinya. Formulir Pendaftaran akan muncul saat pendaftaran ujian sudah dibuka.

Foto seperti apa yang harus saya upload ketika registrasi?

Setiap peserta wajib mengupload foto tampak wajah berlatar belakang polos berwarna bebas. 

Kualitas foto harus baik dan dapat terlihat jelas setelah diupload, foto yang blur / tidak jelas dapat menghambat anda dalam mendapatkan Kartu Ujian.

Foto yang diupload ditolak oleh sistem

Ukuran besar file pas foto yang diupload harus kurang dari 1 Megabyte, umumnya foto 3x4 cm hanya sebesar beberapa puluh Kilobyte saja.

Bagaimana jika saya sedang tidak berada di Indonesia pada saat pendaftaran ujian JLPT dibuka?

Pada dasarnya pendaftaran online JLPT memungkinkan Anda untuk mendaftar dari mana pun. Tetapi jika Anda sedang berada di luar negeri, kemungkinan Anda akan mengalami kesulitan saat akan melakukan pembayaran biaya ujian. Dalam hal ini, mintalah bantuan teman atau kenalan Anda di Indonesia untuk melakukan pembayaran. 

TERKAIT PEMBAYARAN
Berapa biaya ujian JLPT?

N1 :  Rp. 220.000
N2 :  Rp. 190.000
N3 :  Rp. 170.000
N4 :  Rp. 130.000
N5 :  Rp. 120.000

Note:

  • (+)3.000 biaya admin pembayaran via Virtual Account (VA)
  • (+)5.000 biaya admin pembayaran via Over The Counter (OTC)
Bagaimana cara pembayaran ujian?

Sistem JLPT menggunakan mekanisme pembayaran otomatis melalui Virtual Account yang dapat dilakukan dari seluruh jaringan ATM bank nasional yang tergabung pada ATM Bersama. Selain secara VA, pembayaran biaya ujian JLPT juga dapat dilakukan melalui Alfamart, Alfamidi, dan PT Pos Indonesia (OTC=Over The Counter).

Setelah selesai mendaftar anda akan menerima email instruksi pembayaran yang mencantumkan langkah-langkah pembayaran di ATM dengan memasukan nomor Virtual Account yang diberikan.

Nilai Pembayaran dan nomor rekening VA (Virtual Account) dan nomor OTC (Over The Counter) harus sama persis sesuai instruksi agar dapat diproses oleh system, bila terdapat perbedaan maka pembayaran akan ditolak secara otomatis.

Saya tidak memiliki ATM, apakah bisa membayar melalui setor tunai di bank?

Tidak bisa. Sistem kami tidak bisa menerima pembayaran yang dilakukan melalui setor tunai di bank. Jika Anda melakukannya, pembayaran Anda tidak akan dapat terdeteksi oleh system kami. Pilihlah pembayaran melalui OTC (Over The Counter)

Apakah bisa batal test dan mendapatkan pengembalian biaya ujian?

Sistem berjalan otomatis dan tidak ada pengembalian uang untuk setiap pendaftaran yang telah dibayarkan.

Pertimbangkan dengan seksama sebelum mendaftar dan melakukan pembayaran.

PERIHAL UJIAN
Apa yang dimaksud dengan ujian JLPT?

JLPT (Noryokushiken) adalah Ujian Kemampuan Bahasa Jepang yang diadakan di Jepang dan di luar negeri untuk mengevaluasi dan mengesahkan kemampuan berbahasa Jepang dari bukan penutur asli bahasa Jepang.

Apakah ada kualifikasi khusus yang diperlukan untuk mengikuti JLPT?

JLPT terbuka untuk semua non-native Japanese speakers.

Apakah siswa SD dan SMP dapat mengikuti JLPT?

Ya, bisa. Tidak ada batasan usia untuk mengikuti ujian JLPT.

Saya penyandang disabilitas. Apakah dapat mengikuti JLPT?

Ya, bisa. Kami mengakomodasi pengujian khusus untuk peserta penyandang disabilitas. Silahkan beri tanda checklist (v) pada kolom penyandang disabilitas saat Anda mengisi data aplikasi pendaftaran.
Selanjutnya panitia lokal akan menghubungi Anda mengenai formulir yang harus diisi dan dilampirkan.

Berapa kali JLPT akan dilaksanakan dalam setahun?

Dua kali. Juli dan Desember.

Pada tahun 2019,
JLPT ke-1 dilaksanakan tanggal 7 Juli 2019 (Pendaftaran dibuka pada: 13-26 Maret 2019)

JLPT ke-2 dilaksanakan tanggal 1 Desember 2019 (Pendaftaran dibuka di bulan Agustus 2019 )

Namun di beberapa kota, ujian hanya diadakan di bulan Juli atau Desember saja.

Silakan periksa "Lokasi Ujian

Di mana saja JLPT dilaksanakan?

Anda dapat mengikuti JLPT di hampir sebagian besar kota di Jepang. Untuk di luar daerah Jepang, silahkan periksa di sini.

Ada berapa bagian yang diujikan?

Empat yaitu : Tata Bahasa, Kosa Kata, Pendengaran, Wacana.

Bisakah saya mengikuti satu bagian saja?

Tidak Bisa.

LEVEL (TINGKATAN)
Apakah semua peserta ujian akan mengikuti ujian yang sama dan level mereka nanti akan ditentukan berdasarkan hasil ujian?

Tidak. Pertanyaan ujian berbeda sesuai dengan level masing-masing. Pertanyaan yang berbeda diberikan untuk mengukur kompetensi peserta ujian bahasa Jepang seakurat mungkin. Silakan pilih level yang sesuai dengan kemampuan Anda.

Bagaimana cara memutuskan level ujian yang akan diikuti?

Silakan periksa “Ringkasan Kompetensi Linguistik Tiap Level”. Selain itu, Anda dapat memeriksa level tertentu dengan mengerjakan “Contoh Soal”.

Bagaimana nilai kompetensi pada tiap Level?

KOMPETENSI BAHASA JEPANG

JLPT memiliki 5 level test yang berbeda; N1, N2, N3, N4, N5.
N1 yang tersulit dan N5 yang termudah.

jlpt-level-summary

N4 dan N5 mengukur tingkat pemahaman dasar bahasa Jepang yang umumnya dipelajari dikelas. N1 dan N2 mengukur tingkat pemahaman bahasa Jepang yang digunakan secara luas pada kehidupan sehari-hari.  Sementara N3 merupakan ujian persiapan antara N1/N2 dan N4/N5.

Kompetensi Linguistik dibutuhkan oleh JLPT dinyatakan dalam kegiatan bahasa seperti membaca dan mendengarkan, seperti tercantum pada tabel dibawah ini.

Walau tidak tercantum dalam tabel berikut ini, pengetahuan bahasa Jepang seperti kosa kata (vocabulary) dan tata bahasa Jepang (grammar) tetap dibutuhkan.

TINGKAT

KOMPETENSI BAHASA JEPANG

N1

Kemampuan memahami bahasa Jepang yang digunakan dalam berbagai situasi.

MEMBACA

  • Peserta dapat membaca tulisan dengan kompleksitas logis dan / atau tulisan abstrak tentang berbagai topik, seperti editorial dan kritik surat kabar, serta memahami struktur dan isinya.
  • Peserta juga dapat membaca materi tertulis dengan isi mendalam tentang berbagai topik dan mengikuti narasinya serta memahami maksud penulis secara komprehensif.
MENDENGARKAN

  • Peserta dapat memahami materi yang disampaikan secara lisan seperti percakapan yang koheren, laporan berita, dan ceramah, diucapkan dengan kecepatan alami dalam berbagai pengaturan yang luas, dan mampu mengikuti ide-ide mereka dan memahami isinya secara komprehensif.
  • Peserta juga dapat memahami rincian materi yang disajikan seperti hubungan di antara orang-orang yang terlibat, struktur logis, dan poin-poin penting.

N2

Kemampuan untuk memahami bahasa Jepang digunakan dalam situasi sehari-hari, dan dalam berbagai keadaan hingga tingkat tertentu.

MEMBACA
  • Peserta dapat membaca materi yang ditulis dengan jelas tentang berbagai topik, seperti artikel dan komentar di surat kabar dan majalah serta kritik sederhana, dan memahami isinya.
  • Peserta juga dapat membaca materi tertulis tentang topik-topik umum dan mengikuti narasinya serta memahami maksud para penulis.
MENDENGARKAN
  • Peserta dapat memahami materi yang disampaikan secara lisan seperti percakapan yang koheren dan laporan berita, diucapkan dengan kecepatan yang hampir wajar dalam situasi sehari-hari serta dalam berbagai pengaturan, dan mampu mengikuti ide-ide mereka serta memahami isinya.
  • Peserta juga dapat memahami hubungan antara orang-orang yang terlibat dan poin-poin penting dari materi yang disajikan.

N3

Kemampuan untuk memahami bahasa Jepang digunakan dalam situasi sehari-hari hingga tingkat tertentu.

MEMBACA
  • Peserta dapat membaca dan memahami materi tertulis dengan konten spesifik mengenai topik sehari-hari.
  • Peserta juga dapat memahami informasi ringkasan seperti berita utama surat kabar.
  • Selain itu, Peserta juga dapat membaca tulisan-tulisan yang sedikit sulit ditemui dalam situasi sehari-hari dan memahami poin utama dari konten jika beberapa frasa alternatif tersedia untuk membantu pemahaman seseorang.
MENDENGARKAN
  • Peserta dapat mendengarkan dan memahami percakapan yang terkait dalam situasi sehari-hari, berbicara dengan kecepatan yang hampir wajar, dan umumnya dapat mengikuti isinya serta memahami hubungan di antara orang-orang yang terlibat

N4

Kemampuan untuk memahami dasar bahasa Jepang.

MEMBACA
  • Peserta dapat membaca dan memahami bagian-bagian tentang topik sehari-hari yang sudah dikenal yang ditulis dalam kosakata dasar dan kanji.
MENDENGARKAN
  • Peserta dapat mendengarkan dan memahami percakapan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan secara umum dapat memahami isinya, asalkan diucapkan secara perlahan.

N5

Kemampuan untuk memahami beberapa bahasa Jepang dasar.

MEMBACA
  • Peserta dapat membaca dan memahami ungkapan dan kalimat khas yang ditulis dalam hiragana, katakana, dan kanji dasar.
MENDENGARKAN
  • Peserta dapat mendengarkan dan memahami percakapan tentang topik yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan situasi kelas, dan mampu mengambil informasi yang diperlukan dari percakapan singkat yang diucapkan perlahan.
SESI, WAKTU, DAN SOAL UJIAN
Apakah ada ujian percakapan dan mengarang dalam JLPT?

Sampai saat ini tidak ada.

Bagaimana Sesi Ujian dan Waktu Ujian JLPT?

Silahkan lihat "Sesi Ujian & Waktu Ujian"

Mengapa sesi ujian “Pengetahuan Bahasa (Kosakata/Tata Bahasa)・Wacana”pada level N1 dan N2 terbagi dalam dua sesi menjadi “Pengetahuan Bahasa (Kosakata)” dan “Pengetahuan Bahasa (Tata Bahasa)・Wacana” pada level N3,N4 dan N5?

Karena lebih sedikit komponen soal dalam bagian kosakata dan tata bahasa yang dapat dimasukkan dalam ujian level N3, N4 dan N5, maka menempatkan Pengetahuan Bahasa (Kosakata/Tata Bahasa) dan Wacana dalam satu sesi mungkin secara tidak sengaja malah akan memberikan petunjuk kepada peserta ujian dalam menjawab soal. Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, maka dilakukanlah pembagian menjadi dua sesi, yaitu “Pengetahuan Bahasa (Kosakata)” dan “Pengetahuan Bahasa (Tata Bahasa) ・Wacana” dalam ujian level N3,N4, dan N5.

 

Apa saja tipe soal JLPT?

Anda dapat melihat rangkumannya pada “Komposisi Soal Ujian”.

Contoh Soal” yang tersedia meliputi seluruh pola pertanyaan/soal untuk setiap level.

Apakah penilaian jawaban ujian JLPT berbasis komputer?

Ya. JLPT menggunakan lembar jawaban komputer dengan pilihan ganda. Terdapat 4 pilihan jawaban untuk sebagian besar soal, walaupun demikian beberapa soal dalam sesi “Pendengaran” hanya memiliki 3 pilihan jawaban.

Dapatkah saya menyimpan/membawa pulang soal ujian setelah ujian berakhir?

Tidak. Anda tidak dapat mengambil/membawa pulang soal ujian. Jika Anda melakukannya, ujian Anda secara otomatis tidak akan diluluskan.

 

Siapakah yang memiliki hak cipta soal ujian JLPT?

Hak cipta atas seluruh soal ujian JLPT dimiliki oleh lembaga penyelenggara ujian, The Japan Foundation dan Japan Educational Exchanges and Services.

PERSIAPAN UJIAN
Apakah soal JLPT di tahun-tahun sebelumnya akan dipublikasikan?

Kami tidak akan mempublikasikan soal JLPT yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Meskipun begitu, Buku Latihan Soal JLPT telah diterbitkan sejak bulan Maret 2012. Buku ini memuat berbagai soal yang serupa dengan soal JLPT sesungguhnya yang diselenggarakan pada tahun 2010 dan 2011, serta memiliki jumlah soal yang hampir sama dengan bentuk ujian JLPT yang sesungguhnya.

Mengapa bentuk soal JLPT yang diujikan saat ini (sejak tahun 2010) mengalami perubahan?

Kami yakin bahwa tujuan akhir dalam mempelajari bahasa Jepang adalah menggunakannya dalam berkomunikasi, bukan hanya sebatas hafalan kosakata, kanji dan tata bahasa. Berdasarkan hal ini, soal JLPT versi baru mengukur “pengetahuan bahasa seperti kanji, kosakata dan tata bahasa” serta “kompetensi komunikatif melalui penggunaan pengetahuan bahasa”. Oleh karena itu, kami memutuskan bahwa soal JLPT versi lama sudah tidak begitu sesuai untuk menguji dan mengukur kemampuan bahasa Jepang praktis para peserta JLPT. Tersedia penjelasan mengenai “Kriteria Kemampuan Bahasa Jepang untuk setiap Level” dan “Komposisi Soal Ujian”. Silakan merujuk pada “Contoh Soal”.

Sebagai informasi tambahan, JLPT versi baru (sejak tahun 2010) dan versi lama (hingga tahun 2009) memiliki standar penilaian kelulusan/ batas kelulusan yang setara sehingga Anda dapat melihat soal ujian atau standar soal yang diujikan pada ujian versi lama.

Dapatkah saya mendengarkan audio contoh soal ujian pendengaran?

Ya, tentu saja. Anda dapat mengunduh audio dari “Contoh Soal

NILAI DAN KELULUSAN
Bagaimana saya mendapatkan hasil ujian?

Ketentuan Nilai untuk setiap sesi dan level dapat dilihat pada “Ketentuan Nilai untuk Setiap Sesi dan Level.”

Mengapa nilai ujian pada sesi “Pengetahuan Bahasa (Kosakata)” dan “Pengetahuan Bahasa (Tata Bahasa) & Wacana” pada level N4 & N5 digabung menjadi satu dalam hasil ujian meskipun dilaksanakan pada sesi yang berbeda pada saat JLPT berlangsung?

Karena pada ranah “Pengetahuan Bahasa” dan “Wacana” pada level N4 dan N5 berada pada tingkat dasar pembelajaran bahasa Jepang yang tidak terpisahkan satu sama lain. Kami percaya bahwa penggabungan nilai pada sesi “Wacana” dan “Pengetahuan Bahasa” lebih sesuai dengan karakteristik tahap pembelajaran daripada pemberian nilai secara terpisah pada sesi “Wacana”.

Bagaimana pengalokasian nilai pada setiap soal untuk setiap sesi?

Beberapa ujian menggunakan sistem dengan total poin yang ditentukan sebelumnya untuk jawaban yang benar guna menghitung nilai akhir. Namun, JLPT menggunakan sistem nilai berdasarkan “Teori Respon Butir” yang tidak menjumlahkan total poin jawaban yang benar. Silakan lihat penjelasan detail mengenai sistem nilai berskala.

Hasil nilai yang saya dapatkan berbeda dari ekspektasi saya. Dapatkah saya mengkonfirmasikannya?

Nilai para peserta ujian tidak hanya dihitung secara mekanis tetapi juga diperiksa secara ketat oleh para ahli. Mengenai hal ini, telah dinyatakan dengan jelas dalam Panduan Ujian bahwa kami tidak menerima berbagai pertanyaan terkait dengan hasil ujian para peserta ujian.

JLPT menggunakan “sistem nilai berskala”. Sistem nilai berskala dihitung berdasarkan “pola jawaban” dari setiap peserta ujian, bukan berdasarkan “jumlah jawaban benar yang telah dijawab”. Oleh karena itu, nilai hasil ujian mungkin akan berbeda dengan yang Anda ekspektasikan. Silakan lihat penjelasan detail mengenai sistem nilai berskala.

Saya telah menerima hasil dan nilai ujian. Bagaimanakah saya dapat mengetahui posisi saya di antara para peserta ujian lainnya?

Kami melampirkan grafik (“Distribusi Kumulatif Nilai Berskala”) mengenai data ujian yang telah dilaksanakan pada “Data Ujian Sebelumnya” Anda dapat mencari tahu posisi Anda di antara para peserta lainnya yang telah mengikuti ujian dengan level yang sama dengan menggunakan nilai skala yang terlampir dalam Laporan Nilai dan grafik.

Dapatkah saya membandingkan nilai hasil ujian yang baru (sejak tahun 2010) dengan ujian yang lama (hingga tahun 2009)?

Karena model soal ujian saat ini dan metode penilaiannya berbeda dengan ujian yang lama, maka nilai hasil ujian terbaru tidak dapat dibandingkan dengan nilai hasil ujian yang lama.

Bagaimana penentuan kelulusan ujian? Berapa banyak nilai yang diperlukan untuk bisa lulus?

Para peserta JLPT dapat dinyatakan lulus jika mereka mengikuti seluruh sesi ujian dan (1)memiliki total Nilai akhir yang berada pada atau lebih dari “Nilai Ambang Batas Kelulusan” serta (2)seluruh Nilai pada setiap sesi ujian berada pada atau lebih dari “Nilai Ambang Batas Setiap Sesi.” Jika pada satu sesi, peserta ujian mendapatkan Nilai di bawah/ kurang dari “Nilai Ambang Batas Setiap Sesi”, maka peserta ujian dinyatakan tidak lulus walaupun telah mencapai total Nilai akhir yang tinggi atau lebih dari “Nilai Ambang Batas Kelulusan.”

Ketentuan Nilai setiap sesi pada JLPT level N1-N3 dan level N4-N5 adalah berbeda. Ketentuan mengenai “Nilai Ambang Batas Kelulusan” dan “Nilai Ambang Batas Setiap Sesi” untuk semua level ujian berdasarkan pada tabel berikut ini.

jlpt-nilai-lulus-n1-n2-n3
jlpt-nilai-lulus-n4-n5

Standar ketentuan di atas telah diberlakukan sejak ujian JLPT bulan Juli 2010 (level N4 dan N5 mulai diberlakukan pada Desember 2010)

Mengapa untuk kelulusan ujian membutuhkan persyaratan (1)total nilai minimum berdasarkan “Nilai Ambang Batas Kelulusan” dan (2)nilai minimum pada setiap sesi berdasarkan “Nilai Ambang Batas Sesi” ?

Ini untuk mengevaluasi bahwa peserta JLPT memiliki tingkat kemampuan tertentu dalam 3 aspek, yaitu “Pengetahuan Bahasa,” “Wacana” dan “Pendengaran.”

Apa yang terjadi jika saya melewatkan salah satu sesi ujian?

Peserta ujian akan dinyatakan tidak lulus jika mereka melewatkan salah satu sesi ujian JLPT. Meskipun peserta akan menerima Laporan Nilai, tetapi tidak akan ada nilai yang ditampilkan untuk setiap sesi ujian, termasuk sesi ujian yang telah diikuti.

 

Apakah saya dapat mengulangi sesi yang tidak mencapai nilai minimum pada setiap sesi (Nilai Ambang Batas Sesi) untuk mendapatkan kelulusan JLPT?

Tidak. Pernyataan LULUS atau GAGAL dikeluarkan hanya bagi para peserta ujian yang telah mengikuti seluruh sesi ujian. Oleh karena itu, kelulusan tidak dapat ditentukan hanya dengan mengikuti satu sesi ujian saja. Anda dapat lulus JLPT jika Anda telah mengikuti seluruh sesi ujian pada kesempatan berikutnya dengan mencapai (1) total nilai minimum berdasarkan Nilai Ambang Batas Kelulusan dan (2) nilai minimum pada setiap sesi berdasarkan Nilai Ambang Batas Sesi.

HASIL UJIAN
Kapan dan bagaimana saya dapat menerima hasil ujian?

Hasil Ujian Gelombang Pertama : September - Oktober 2019
Hasil Ujian Gelombang Kedua : Februari - Maret 2020
Hasil Ujian dapat dicek pada link berikut:
https://www.jlpt-overseas.jp/onlineresults

Laporan Nilai dan Sertifikat dapat diambil di panitia lokal JLPT sekitar awal bulan Oktober untuk Ujian bulan Juli dan pada awal bulan Maret di tahun berikutnya untuk ujian bulan Desember.

Dapatkah saya menerima hasil ujian melalui e-mail atau telepon?

Tidak. Kami tidak menanggapi setiap pertanyaan mengenai hasil ujian melalui telepon atau e-mail dengan alasan apapun.

Bagaimana jika terdapat kesalahan pada Laporan Nilai/Sertifikat Kelulusan JLPT?

Prosedur dalam penerbitan ulang Laporan Nilai atau Sertifikat Kelulusan JLPT karena kesalahan pada nama dan tanggal lahir tergantung pada negara/wilayah di mana Anda mengikuti ujian. Mohon untuk menghubungi panitia penyelenggara JLPT masing-masing daerah atau The Japan Foundation, Jakarta.

 

Apakah sertifikat kelulusan JLPT memiliki masa berlaku?

Sertifikat kelulusan JLPT tidak memiliki masa berlaku. Sertifikat JLPT lama hingga tahun 2009 tetap berlaku. Namun, perusahaan dan lembaga pendidikan terkadang menetapkan batas waktu sertifikat JLPT untuk keperluan perekrutan/pendaftaran atau hal lainnya. Silakan bertanya dan menghubungi langsung perusahaan atau lembaga pendidikan yang bersangkutan jika memang diperlukan.

Bagaimana jika saya telah kehilangan Laporan Nilai/Sertifikat Kelulusan JLPT?

Kami tidak dapat menerbitkan kembali Laporan Nilai/Sertifikat Kelulusan JLPT. Sebagai penggantinya, kami dapat menerbitkan “Sertifikat Hasil dan Nilai JLPT.” Silakan lihat “Penerbitan Sertifikat” untuk mengetahui cara pengajuan permohonan.

Keterangan lengkap mengenai JLPT dapat dilihat di sini: https://www.jlpt.jp/e/faq/index.html